Dua Desa Di Kabupaten Pelalawan Terima Penghargaan Dari PT. RAPP

 Dua Desa Di Kabupaten Pelalawan Terima Penghargaan Dari PT. RAPP

PT. RAPP memberikan penghargaan kepada 2 desa di Kabupaten Pelalawan yakni Desa Lubuk Kembang Bungo dan Desa Air Hitam serta 1 desa di Kabupaten Kampar yakni Desa Kuntu karena berhasil mencegah terjadinya kebakaran di daerahnya. Penghargaan senilai Rp 100 juta dalam bentuk infrastruktur ini diberikan pada acara penandatanganan perjanjian kerjasama program Desa Bebas Api/ free fire village program yang dilaksanakan pada Kamis (20/6/2024) di Hotel Unigraha, Kompleks RAPP, Pangkalan Kerinci. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Deputi Direktur PT. RAPP Matius Ewanto kepada Bupati Pelalawan H. Zukri, SE dan Pj. Bupati Kampar Hambali.

Program Desa Bebas Api merupakan bentuk nyata dari kepedulian dan kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Dalam sambutannya, Bupati Pelalawan H. Zukri menyampaikan apresiasinya kepada PT. RAPP.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pelalawan, saya mengucapkan ribuan terimakasih kepada PT RAPP atas apresiasi dan komitmennya dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan. Semoga kolaborasi dan sinergi ini semakin terbangun sehingga wilayah bebas api ini betul-betul kita bisa wujudkan.” Ujar Bupati.

Bupati Zukri juga menyampaikan pesan kepada para kades agar bisa memberikan edukasi kepada masyarakat agar membuka lahan tanpa membakar.
“Kepada kepala desa, khususnya yang menandatangani MoU hari ini, jadikan penandatanganan MoU ini motivasi bagi kita untuk menolong orang, menolong hewan dan banyak orang di muka bumi ini. Karena semakin sedikit kemungkinan terjadi kebakaran hutan dan lahan, maka kita bisa hidup lebih tenang karena bisa menghirup udara lebih segar dan ekonomi tidak terganggu. Saya juga minta kepada para Kades untuk mengedukasi masyarakat terkait dengan kebutuhan peralatan alat berat ketika ingin membuka lahan, karena Pemerintah Kabupaten Pelalawan meminjamkan alat berat secara gratis yang bisa digunakan kapanpun.” Tegas Bupati.

Komentar Via Facebook :