Insentif Lebih Baik, Ribuan Guru dan Tenaga Kesehatan di Kuansing menerima SK Honorer dari Bupati

Insentif Lebih Baik, Ribuan Guru dan Tenaga Kesehatan di Kuansing menerima SK Honorer dari Bupati

Ribuan Guru dan Tenaga Kesehatan di Kuansing menerima Surat Keputusan (SK) Honorer langsung dari Bupati

Kuantan Singingi | SuperRiau.com - Ribuan Guru dan Tenaga Kesehatan di Kuansing menerima Surat Keputusan (SK) Honorer langsung dari Bupati H. Suhardiman Amby. 

"Bupati Kuantan Singingi, Drs. H. Suhardiman Amby, Ak., MM, menyatakan kebijakan strategis dan kewajibannya untuk memperhatikan Tenaga Pendidik dan Kesehatan dalam acara Rapat Koordinasi Penyerahan SK kepada 1963 Pendidik dan Tenaga Kesehatan di Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2024, di Gedung Abdoer Rauf pada Senin (12/02) pagi," demikian disampaikan Bupati.

"Tenaga Pendidik dan Nakes ini harus kita perhatikan bersama dan harus saya lindungi," tambah Bupati Suhardiman.

Lebih lanjut, H. Suhardiman Amby menjelaskan bahwa penerbitan SK ini bertujuan agar Nakes dan Tenaga Pendidik dapat memperoleh haknya, seperti insentif, yang sebelumnya hanya Honor Komite, dan sekarang sudah diangkat menjadi Honor Daerah atau Kontrak. "Semoga kedepannya mampu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat di Daerahnya masing-masing," ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, H. Doni Aprialdi., MH, menekankan bahwa SK ini menjadi legalitas bagi guru untuk mengabdikan diri di sekolah masing-masing. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati H. Suhardiman yang peduli dan memperhatikan tenaga pendidik.

"Dari awal kepemimpinan Bupati di Kuansing, dia menjadi satu-satunya Kepala Daerah yang membuat gebrakan positif, terutama bagi tenaga pendidik. Hal ini patut kita apresiasi dan sampaikan ribuan terima kasih karena kepeduliannya terhadap kita semua, baik Guru maupun Nakes," pungkas Doni Aprialdi. 

Turut hadir dalam acara tersebut WAKA II DPRD Kuansing Juprizal, SE, Asisten I, Asisten III, Ketua PMI Kuansing H. Zulhendri, Ketua KONI Andi Cahyadi, sejumlah Kepala OPD, dan ribuan Tenaga Pendidik dan Nakes.

Komentar Via Facebook :