https://www.superriau.com/

No Urut 3,Bagus Santoso, Sesuai Harapan dan Bermakna

No Urut 3,Bagus Santoso, Sesuai Harapan dan Bermakna

Mengantongi angka 3 saat pengundian nomor urut  Paslon Pilkada Bengkalis 2020, Cawabup Bagus Santoso mengaku tidak terkejut. Selain karena jauh-jauh hari batinnya merasakan akan mendapatkan nomor urut tersebut, bagi dirinya nomor 3 juga memiliki makna tersendiri.

Kepada wartawan, Bagus Santoso mengaku dirinya tidak sependapat dengan istilah ada nomor hoki atau nomor keberuntungan. Namun ia sendiri tidak menampik memiliki lima angka kesukaan yaitu bilangan genap angka 8 dan angka ganjil 3,7 dan 9.

“Spesial angka 3 ada tiga alasan kenapa suka atau demen angka 3, pertama pengalaman pemilu legislatif  2009 maju DPRD Riau dengan mengantongi nomor urut 3 dirinya berhasil menang, kedua kebetulan ia istimewa anak nomer tiga dari empat bersaudara,” ujar Bagus, Jumat (25/9/2020).

Selanjutnya ketiga visi yang ditawarkan Kasmarni Bagus Santoso (KBS) yang sudah diserahkan KPUD dengan motto Bengkalis Bedelau mengusung 3 misi yaitu; Pertama Mewujudkan Pengelolaan Potensi Keuangan Daerah, Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang Efektif dalam Memajukan Perekonomian. Kedua Mewujudkan Reformasi Birokrasi serta Penguatan Nilai-nilai Agama dan Budaya Melayu Menuju Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik dan Masyarakat yang Berkarakter dan Ketiga Mewujudkan Penyediaan Infrastruktur yang Berkualitas dan Mengembangkan Potensi Wilayah Perbatasan untuk Kesejahteraan Rakyat.

"Yang kita harus ingat faktor utama kemenangan yang pasti itu hanya satu pintu yaitu Kuasa dan Ridho Allah SWT, Sang Maha penentu segalanya," kata Bagus Santoso

Bagus Santoso juga mengungkapkan, bahwa tiga hari jelang pencabutan nomor urut dinihari sebelum subuh tepatnya tanggal (23/9/2020) orang tuanya entah secara kebetulan atau memang kekuatan batin menyampaikan pesan pasangan Kasmarni Bagus Santoso (KBS) Insya Allah nomor urut tiga.

Bagi Bagus Santoso yang berpasangan dengan Bakal Cabup Kasmarni diusung lima parpol besar PAN, Gerindera, Nasdem, Demokrat dan PBB, nomor urut tidak menjadi jaminan bagi salah satu calon untuk memenangi kontestasi. Memang sebagian masyarakat masih ada kepercayaan nomor hoki dan nomor sial. Logikanya benar setiap angka kalau diotak atik gatuk, bagi golongan lain sial tapi keberuntungan bagi kelompok lainnya.

"Tanggal 17 itu angka sial bagi penjajah Belanda, tapi angka keberuntungan bagi Bangsa Indonesia. Begitupun angka angka lainnya tergantung siapa dan dipihak mana memaknai tafsirnya," ujar Bagus Santoso sambil tertawa lepas.

Justru Bagus Santoso menekankan, menjadikan nomor sebagai angka keberuntungan, apalagi mistik sudah bukan zamannya lagi. Sikap politik dan rasional jauh lebih dibutuhkan. Sebab, kemenangan bergantung pada adu konsep dan gagasan membangun daerah antar pasangan calon dan partai politik pengusung.     

Bagus Santoso percaya semua paslon senang dengan nomor urut masing masing. Sebab paslon yang ikut kontestasi Pilkada di Bengkalis cuma 4 pasang. Maknanya tidak sebanyak seperti pada Pileg jumlah parpol saja 14 ditambah lagi berjubel ratusan Caleg. Dengan hanya empat pasang maka nomor berapapun dan siapapun akan mudah mengingatnya. Tinggal bagaimana paslon menggaet hati masyarakat untuk memilihnya.

"Terangkan lampu sendiri jangan padamkan lampu orang lain, insya Allah itulah yang terpilih jadi pemimpin,” ujar Bagus.

Komentar Via Facebook :