oleh

Wakil Gubernur Riau Pimpin Rakor Pengadaan Tanah Pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai

Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution memimpin rapat koordinasi (Rakor) Pengadaan Tanah Penambahan Lahan Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Kandis-Dumai di Auditorium lantai 8 Gedung Menara Lancang Kuning Kantor Gubernur Riau, Senin (16/9/19).

Dalam hal itu Wagubri menyampaikan pelaksanaan pembangunan jalan tol dari Pekanbaru-Kandis-Dumai agar dapat segera terlaksana dengan maksimal dan sesuai dengan sebagaimana yang diharapkan.

“Mari sama-sama kita membangun ini dengan cepat dan serius agar tercapai dengan maksimal,” ungkap Edy.

Edy berharap, nantinya dalam Rakor ini akan membuahkan sebuah kesimpulan untuk penambahan lahan pembangunan jalan tol Pekanbaru-Kandis-Dumai agar segera dikerjakan dalam penyelesaian yang maksimal.

Wakil Gubernur juga menyampaikan, berdasarkan keterangan dari berbagai pihak terkait, seluruhnya sangat mendukung kegiatan pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai. Namun ada beberapa kendala seperti pembebasan tanah kuburan di Kabupaten Bengkalis dan Jalan tol yang melewati wilayah perusahan Chevron. Untuk itu Wagubri minta untuk segera diselesaikan bersama baik dari pihak Kementerian PU, Kabupaten/Kota, BPN, SSK Migas maupun dari masyarakat.

” Jadi perlu dukungan dan komitmen dari Kabupaten/Kota yang terkena dampak pembangunan yaitu Kampar, Bengkalis, Siak, Dumai dan Kota Pekanbaru,” Ucap Wagubri.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Dumai, Zulkifli AS mendukung penuh diadakannya acara Rakor ini dan mengajak stakeholder terkait untuk bergerak cepat dalam menangani proyek yang berlevel Badan Stadardisasi Nasional (BSN) ini.

Ia melanjutkan, walaupun diharapkan dengan pergerakan cepat namun tetap dalam koridor hukum yang benar.

“Walaupun cepat namun tetap mengacu pada peraturan yang ditetapkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto mengungkapkan, pada prinsipnya mendukung kegiatan percepatan pengadaan tanah pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru- Dumai. Karena menurut Bupati kegiatan ini merupakan proyek strategis nasional.

Dikatakan Bupati bahwa wilayah yang terkena dampak pembangunan tol Pekanbaru-Dumai hanya satu hamparan saja yaitu wilayah desa Kotagaro Kecamatan Tapung hilir. ” Untuk kampar kegiatan pengadaaan tanah hanya terkena seleret dan pinggiran saja, apalagi setelah dilihat untuk penambahan hanya 2,79 Hektar, saya rasa ini bukanlah hal sulit dan rumit,” Ujarnya.

Untuk proses percepatan dikatakan Bupati akan segera dilakukan sosialisasi kepada masyarakat yang lahannya terkena dampak pembangunan jalan tol Pekanbaru – Dumai.

Turut hadir dalam Rakor tersebut Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisiten II) Setda Provinsi Riau, Indra, Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto. (R07/advertorial pemprov riau)

Komentar

Berita Terbaru