oleh

Provinsi Riau Raih Juara I Penghargaan Subroto 2019 Bidang Efisiensi Energi Nasional

 Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov) melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berhasil meraih juara I Penghargaan Subroto 2019 dalam Bidang Efisiensi Energi Nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan didampingi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar kepada Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau Indra Agus Lukman, Jumat (27/9/2019) malam.

Pemprov Riau tahun ini berhasil menjadi yang terbaik se-Indonesia untuk kategori penghematan energi di Instansi pemerintah daerah.

Penghargaan tersebut merupakan suatu bentuk apresiasi kepada para pengguna energi baik pemerintah maupun swasta yang telah berhasil menerapkan upaya-upaya konservasi energi di lingkungan masing-masing, serta mendorong seluruh pengguna energi untuk melakukan konservasi energi.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri ESDM Ignasius Jonan menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pemenang di masing-masing bidang dan kategori atas prestasi yang telah dicapai.

“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang. Terima kasih atas dukungan para sponsor dan para stakeholder yang sudah dilakukan selama ini,” tutur Jonan.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau Indra Agus Lukman mengungkapkan, Anugrah Penghargaan Subroto tahun ini merupakan bentuk penghargaan tertinggi di bidang energi yang diberikan oleh Kementerian ESDM kepada “Bumi Lancang Kuning”.

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah bentuk dari kesungguhan kita, Pemeritah Provinsi Riau dalam melakukan penghematan energi. Sekaligus ini juga merupakan peningkatan dari capaian prestasi. Tahun lalu kita meraih juara II, dan pada tahun ini kita berhasil meraih juara I,” tutur Indra.

Untuk diketahui, Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi Nasional juga diinspirasi oleh kegiatan ASEAN  Energy Award yang pelaksanaannya sudah berlangsung sejak tahun 2000.

Awalnya kegiatan yang diselenggarakan oleh ASEAN Center for Energy (ACE) itu bertujuan untuk mempromosikan pemanfaatan energi baru terbarukan serta penerapan efisiensi dan konservasi energi di regional ASEAN.

Di mana, sejak awal penyelenggaraan Indonesia selalu aktif mengirimkan nominasi pada ajang ASEAN Energy Award tersebut.

Untuk mempermudah penjaringan peserta, maka di tingkat nasional juga diselenggarakan kompetisi Efisiensi Energi dengan kategori dan kriterianya mengadopsi kategori dan kriteria ASEAN Energy Award dengan penambahan  kategori yang dikhususkan kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam rangka implementasi penghematan energi dan air sesuai Instruksi Presiden Nomor 13 Tahun 2011 Tentang Penghematan Energi dan Air.

Sementara, nama Subroto diambil dari Prof. Subroto selaku Menteri Pertambangan dan Energi periode 1978-1988. Namanya diabadikan sebagai penghargaan tertinggi Kementerian ESDM sejak tahun 2016 lalu. (Mcr)

Komentar

Berita Terbaru