oleh

RSUD AA, Taja Seminar Manajeman Nutrisi Pada Peyakit Kanker.

Pengobatan kanker membutuhkan berbagai tindakan medis dan terapi yang harus dijalani. Mulai dari pemeriksaan labor, Operasi, kemoterapi, radiasi, dll. Dampak dari tindakan medis tersebut dapat menimbulkan efek samping yaitu : terjadinya malnutrisi pada tubuh penderita kanker dan menghambat proses penyembuhan. Untuk itu, Tim PKRS bersama Tim Onkologi RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau mengadakan penyuluhan kepada pasien penderita kanker di Gedung Seruni RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penyuluhan ini disampaikan langsung Kepala Instalasi Kanker Terpadu RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Dr. dr. Elmi Ridar, Sp.A. 

Dalam paparan materi yang disampaikan, adapun efek – efek samping yang bisa terjadi antara lain seperti : tidak nafsu makan, mulut kering, luka pada mulut, mual dan muntah, perubahan rasa makanan, diare, kekurangan sel darah putih, demam, BAB keras, kembung, hingga asupan cairan yang kurang sehingga dapat terjadi malnutrisi yang dapat menghambat proses penyembuhan oleh tubuh. Efek – efek samping diatas dapat dicegah dengan melakukan manajemen nutrisi sebagai berikut : 

1. Tidak nafsu makan

Persiapkan makanan kegemaran dengan porsi kecil yang memiliki protein tinggi setiap 1 hingga 2 jam sekali. Jika sulit mengkomsumsi makanan padat, bisa diganti dengan makanan cair dan pilihlah makanan yang tidak berbau menyengat. Cegah hilangnya nafsu makan dengan menciptakan suasana yang nyaman, batasi minum saat makan dan olahraga yang teratur. 

2. Mulut Kering

Tingkatkan asupan cairan dan pilihlah makanan yang lunak. Hindari makanan yang memungkinkan mulut luka seperti rasa pedas, asam, dan asin yang terlalu keras serta hindari minuman alkohol dan rokok. Jagalah mulut tetap lembab dengan pelembab bibir dan kumur – kumur setiap 1 hingga 2 jam sekali.

3. Luka pada mulut

Makanlah makanan yang dingin dan mudah ditelan secara perlahan dalam porsi kecil serta mengandung kalori dan protein yang tinggi. Hindari makanan asam, pedas, asin dan tingkatkan asupan cairan. Bersihkan mulut dan gigi minmal 4x sehari terutama setelah makan dan sebelum tidur. 

4. Mual dan Muntah

Cucilah mulut sebelum dan sesudah makan serta makanlah makanan yang kering diruang sejuk dan nyaman secara terjadwal. Minumlah sedikit demi sedikit dan Hindari mengkomsumsi makanan pedas, berminyak, berlemak dan berbau menyengat yang dapat menyebabkan mual. Makan 5 – 6 makanan kecil diantara 3 makanan besar. lakukan relaksasi setelah terapi kanker. 

5. Perubahan Rasa

Tambahkan penambah rasa pada makanan yang berubah rasa atau ganti dengan makanan lain yang memiliki kandungan yang sama dan berprotein tinggi. Kunyah lebih lama dan rajin sikat gigi. 

6.  Diare berkepanjangan dan menyebabkan dehidrasi

Makan makanan dan minuman pengganti cairan hilang yang tinggi protein seperti sup atau pisang.  Hindari makanan tinggi serat, berminyak, minuman panas, dingin, bersoda serta kafein. Tingkatkan asupan cairan dan hindari produk susu hingga penyebab dapat diketahui. 

7. Kekurangan sel darah putih 

Kekurangan sel darah putih dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, terutama pada sistem kekebalan tubuh. Sel darah putih bertugas menjaga sistem kekebalan (imun) sehingga dapat melindungi tubuh dari serangan infeksi & penyakit. Pada pasien kanker, sel darah putih cenderung rendah.  Oleh sebab itu hindari mengkomsumsi makanan yang dibeli di tempat kurang bersih dan cucilah tangan untuk mencegah terjadinya penyebaran kuman penyakit. 

8. BAB Keras

Makan makanan yang mengandung serat  dan minum 8 – 10 gelas perhari serta olahragalah secara teratur. 

9. Kembung

Makan makanan rendah serat porsi kecil dan minum secara perlahan dengan frekuensi yang sering. Batasi makanan yang mengandung Laktosa bila tidak dapat di toleransi dan olahraga secara teratur. 

10. Asupan cairan yang kurang.

Minum 8 – 10 gelas perhari dan makan makanan yang mengandung cukup air seperti puding. Hindari kafein dan gunakan obat untuk mengurangi mual. 

RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau melalui tim PKRS akan terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat dengan topik – topik seputar dunia kesehatan dan menghadirkan dokter – dokter spesialis yang ahli dalam bidangnya. Hal ini merupakan bentuk komitmen RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dalam mewujudkan masyarakat hidup sehat yang cerdas.

Komentar

Berita Terbaru