oleh

Pengalaman Pahit Wanita Bercadar;Dituduh Teroris Hingga di Lempar Botol.

Di Indonesia, stigma negatif masih melekat pada muslimah bercadar. Kehadiran mereka kerap dipandang sebelah mata hingga dikaitkan dengan kelompok radikal juga teroris. Namun hal itu tak menyurutkan niat para muslimah bercadar untuk terus berpegang teguh pada prinsip mereka.
Untuk mengubah pandangan negatif tersebut, mereka membentuk sebuah komunitas bernama Niqab Squad sebagai wadah kegiatan positif sekaligus membuka pikiran masyarakat soal cadar.
Mereka berharap Niqab Squad bisa menjadi jembatan untuk lebih dekat dengan masyarakat dan tak menilai cadar sebagai sesuatu yang membahayakan.
Kalimat tersebut terucap saat Tyas, ketua komunitas muslimah bercadar Niqab Squad, bercerita soal tantangan yang ia hadapi kala memutuskan memakai cadar atau niqab.
Sebagian masyarakat masih menolak keberadaan cadar karena dianggap identik dengan kelompok ekstremis. Mereka juga dinilai berlebihan dalam mengamalkan ajaran Islam.
Tyas dan sejumlah anggota Niqab Squad lainnya kerap mendapat bully secara verbal maupun nonverbal dari masyarakat karena pakaian yang mereka kenakan. Tak heran karena banyak teroris dan keluarga teroris yang mengenakan cadar. Padahal tak semua wanita pengguna cadar berpaham teroris.
Atas dasar itulah komunitas Niqab Squad berdiri. Mereka berusaha mematahkan stigma negatif wanita becadar. Niqab Squad meyakinkan masyarakat bahwa perempuan bercadar bukanlah teroris dan tidak berbahaya bagi lingkungan.
“Karena masyarakat mungkin tidak tahu, jadi kita harus mendekatkan diri kepada mereka. Kita harus bersosialisasi dengan masyarakat agar tidak menimbulkan kecurigaan yang tidak-tidak,” kataTyas di kediamannya, Minggu (24/7).
Untuk membuktikannya, Niqab Squad menggelar berbagai kegiatan positif seperti aksi sosial, kajian rutin, hingga aktivitas fisik seperti latihan memanah dan berkuda. Anggota Niqab Squad juga tidak anti-make up. Selayaknya wanita lainnya, mereka juga berdandan meski tertutup oleh niqab atau cadar.
Para muslimah bercadar ini juga terbuka dalam bermasyarakat dan mengikuti perkembangan zaman. Mereka memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi mengenai kegiatan yang mereka lakukan.
Tyas berharap, dengan banyaknya kegiatan positif yang diselenggarakan, Niqab Squad bisa mengubah stigma negatif masyarakat soal muslimah bercadar.

Komentar

Berita Terbaru