oleh

Anggrek Langkah, Komunitas Pecinta Anggrek UNIKS Berhasil Inventarisasi Hutan Lindung

Kuansing- Superriau. Komunitas Pecinta Anggrek Fakultas Pertanian Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS) melakukan jelajah Alam Perdana guna menginventarisasi keberadaan Anggrek yang sudah langkah di hutan lindung sentajo raya, Sabtu (12/7/2018)

Pada kegiatan jelajah alam tersebut Komunitas Anggrek UNIKS ini menemukan ada Empat jenis anggrek, diantaranya Anggrek Tebu (gramatofhilum, sp), Anggrek Bulbofhilum medusae, Anggrek Merpati, dan Anggrek Terestial dari jenis calante.

Ketua Pelaksana Kegiatan Jelajah Alam Khairul Arridho kepada Ranahriau.com menjelaskan, Keempat jenis Anggrek ini keberadaannya sudah terancam di Kuantan singingi, hanya tinggal Hutan lindung inilah habitat yang tersisa untuk mereka,”paparnya

Khairul sangat mengapresiasi upaya dinas lingkungan hidup dan kehutanan dalam menjaga kelestarian hutan lindung ini, hal ini terlihat dengan banyaknya upaya penanaman kembali tanaman-tanaman hutan dilokasi jelajah alam ini,”Pungkasnya

Sementara itu ditempat yang sama Pebra Heriansyah,SP.,MP selaku pembina Komunitas Pecinta Anggrek UNIKS ini juga menjelaskan, bahwa Kuantan singingi ini memiliki kekayaan Anggrek yang melimpah, diperkirakan hidup lebih dari 100 Spesies Anggrek dibelantara hutan Kabupaten Kuansing, Namun kata Pebra dengan semakin gencarnya konversi Hutan menjadi lahan perkebunan akhirnya Anggrek-anggrek langkah itu ikut sirnah terkubur dibawah tumpukan pelepah sawit yang  menghampar.

Pebra berharap dengan adanya kegiatan ini akan menekan angka kepunahan dari Anggrek-anggrek langkah Kuantan Singingi ini, dan Hutan Lindung adalah harapan terakhir sebagai tulang punggung Anggrek untuk bertahan dari kepunahan.

Pebra yang juga merupakan pakar orchidology Universitas Islam Kuantan Singingi ini juga berjanji akan konsisten untuk meneliti dan mengembangkan Anggrek-anggrek langkah yang masih tersisa di kabupaten kuantan singingi ini.

Kita sangat mengharapkan dukungan dari berbagai pihak terutama pemerintah agar memperhatikan hal ini, dan mendukung research-research yang akan Beliau lakukan kedepannya,”papar Pebra setelah selesai mengikuti acara jelajah alam tersebut

Komentar

Berita Terbaru