oleh

PT. PLN Rayon Tembilahan Tebang Pohon Penghijauan Program SBY 2012 Tanpa Ada Koordinasi

TEMBILAHAN, Superriau – Kodim 0314/Indragiri Hilir (Inhil) menyayangkan keputusan PT. PLN (Persero) Rayon Tembilahan yang menebang pohon penghijauan tanpa berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya Kodim 0314/Inhil.

Pasalnya, pohon – pohon yang ditebang untuk keperluan jaringan listrik di Kabupaten Inhil tersebut, merupakan pohon hasil dari program penghijauan Kodim 0314/Inhil, dimana juga merupakan program penghijauan Pemerintah Republik Indonesia (RI) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di tahun 2012.

Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Andrian Siregar menuturkan, pihaknya tidak mempermasahkan hal tersebut, namun alangkah baiknya  jika PT. PLN berkoordinasi dengan Kodim 0314/Inhil selaku pihak yang menanam langsung pohon – pohon penghijauan jenis Akasia dan trembesi mulai perbatasan Inhil (Kecamatan Kempas) sampai ke Tembilahan dan sekitarnya.

“Bukannya kita menghalangi program  kemaslahatan umat. Kita ingin PLN mensosialisaikannya kepada pihak terkait, mana pohon yang bisa ditebang mana yang tidak,” ujar Dandim di Makodim 0314/Inhil, Rabu (21/3/2018).

Apalagi ditanamnya  pohon – pohon yang rata – rata sudah berusia sekitar 6 tahun ini, bertujuan untuk penghijauan sebagai peneduh dan juga merupakan program pemerintah, sehingga sangat di sayangkan bila ditebang begitu saja.

Terlebih lagi pohon trembesi yang bisa menahan banjir dan menyerap karbondioksida, sehingga bisa mengurangi pemanasan global dengan keteduhannya.
“Sebanyak 370 batang yang sudah kita tanam. Sementara itu di daerah Tembilahan Hulu dan Tempuling sudah ditebang. Jadi untuk daerah lain yang tersebar di daerah Inhil belum  dan belum ditebang, kita harap koordinasinya,” tandas Dandim murah senyum ini. ***

Komentar

Berita Terbaru