oleh

Edarkan Uang Palsu, Tim Polsek Gasib Amankan Warga Tualang

SIAK. Superriau.Com –
2 ( Dua ) orang tersangka yang di duga melakukan TP Pengedar Uang Palsu yang berinisial SR ( 50 ) laki – laki dan SW ( 51 ) perempuan yang di duga mengedarkan uang palsu diamankan tim polsek Gasib, Rabu ( 2/03/18 ) sekira pukul 10.00 Wib di Pinang Sebatang Barat Kec. Tualang

Personil Res Intel Polsek Koto gasib yang dipimpin oleh Kapolsek Ipda Iswandi mendapat informasi bahwa Tersangka yg di duga mengedarkan Uang Palsu berada di Kecamatan Tualang Kab.Siak tepat nya di Kampung Pinang Sebatang Barat Kec.Tualang Kab.Siak.

berdasarkan informasi tersebut Kapolsek Koto gasib Ipda Iswandi dan Kanit Ik Aiptu N.Munte beserta Anggota melakukan penyeledikan tentang kebenaran informasi. Sekira pukul 13.40 Wib, tim melakukan pengintaian sesuai dengan Informasi yang didapat di Rumah tersangka ST yang berada di Kampung Pinang Sebatang Barat dan sekira pukul 16.30 wib dilakukan penangkapan terhadap tersangaka SW pada saat akan pergi berjualan.

Kapolres Siak AKBP Barliansyah S.Ik yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polres Siak membenarkan hal itu. ” sesuai dengan Informasi dan di dilakukan Pengecekan Terhadap Dompet yg dimiliki oleh Tersangka SW dan di temukan Uang Palsu pecahan Uang Rp.100.000,- Pecahan Uang Rp.10.000,- dan Pecahan Uang Rp.5000,

Kemudian melakukan Pengeledahan Rumah yg disaksikan Oleh Ketua RT setempat, Kemudian Tim Melakukan pengembangan Terhadap Tsk yang memberikan Uang palsu tersebut SR dan tim menuju tempat kerja Tsk SR yangbsedang bekerja bangunan di sebuah perumahan dan sekira Pukul 16.45 wib tim melakukan penangkapan saat Tsk sudah pulang dan membawa kekontrakan Tsk dan di Kampung Pinang sebatang Barat dan di lakukan pengeledahan di dalam Rumah Tsk yg disaksikan oleh Pemilik Rumah.” tegasnya

Adapun barang bukti yang telah diamanka berupa Skan berupa Printer Merk Canon dan 2 Lembar Uang Pecahan Rp.50.000,- yang diletakan di dalam Kamar tsk An.Slamet Raharjo.kemudian tersangka dan barang bukti di bawa ke Polsek Koto gasib guna proses lebih lanjut.

Komentar

Berita Terbaru